User avatar
By zeynabansari
#65182
Banyak orang berkata bahwa sungguh tidak masuk akal untuk mempercayai bahwa Kanal Satelit Imam Mahdi (as) adalah SAYHA (panggilan atau seruan dari langit). Kalau itu tidak masuk akal, lalu bagaimana caranya agar dunia dapat menerima peringatan sebelum tibanya Akhir Zaman? Bagaimana caranya agar Imam Mahdi (as) bisa menjangkau semua orang di dunia secara sekaligus?

Apakah yang kamu percayai adalah bahwa Imam Mahdi (as) berdiri di sebelah kudanya dengan gulungan kertas di tangannya di tengah keramaian kemudian berkhotbah sementara orang-orang melewatinya? Atau apakah yang kamu percayai adalah Imam Mahdi (as) yang mengetuk setiap pintu rumah untuk memberi peringatan kepada setiap orang?

Para Nabi dan Rasul selalu berbicara kepada umatnya dengan bahasa yang dipergunakan umat pada jamannya. Seperti contohnya Musa (as). Ia menggunakan sihir seperti orang-orang pada jamannya untuk membicarakan agama dan ia menunjukkan kepada umatnya bahwa Tuhan Yang Esa adalah Yang Maha Benar dan Maha Kuasa. Contoh lain adalah Isa (as). Ia menggunakan kemampuannya, kepada umat pada jamannya, untuk menyembuhkan dan mengubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lainnya dan ia menunjukkan bahwa Allah Yang Esa adalah Yang Maha Kuasa. Pada Nabi Muhammad (SAWA), ia membawa Al Quran dalam bentuk puisi pada jamannya dan Rasulullah (SAWA) menunjukkan pada umatnya bahwa Tuhan Yang Esa adalah Yang Maha Benar dan Maha Kuasa.

Lalu bagaimana dengan Imam Mahdi (as) yang datang pada era globalisasi dan ketika media massa dianggap sebagai media komunikasi? Bukankan akan lebih mudah untuk mempercayai bahwa Imam Mahdi (as) akan berbicara dengan bahasa dan cara yang digunakan oleh orang-orang pada jamannya? Bukankah orang-orang pada era sekarang berkomunikasi melalui media seperti Facebook, Twitter, TV? Dan bukankah Satelit mengirimkan sinyal dari langit? Tentu saja Imam Mahdi (as) pun akan berbicara kepada orang-orang dalam bahasa mereka dan dengan gadget yang mereka punyai dan mengerti. Dan semua ini adalah bentuk kasih sayang Allah (SWT) karena Ia membuat semuanya mudah bagi kita untuk mengerti dan menyerapnya dengan cepat. Bayangkan apabila Ahlul Bayt (as) terdahulu, sebelum Imam Mahdi (as), membicarakan tentang kanal satelit, maka tidak ada seorang pun yang mengerti. Oleh karena itu mereka (as) menggambarkannya sebagai “seruan dari langit (sayha)”. Nubuwah tentang masa depan selalu diberikan dalam bentuk penggambaran (deskripsi), seperti comtohnya “burung-burung besi” untuk menggambarkan pesawat terbang.

Dan Mahdi (as) akan menunjukkan kepada dunia di dalam bahasa mereka bahwa Allah Yang Esa adalah Yang Maha Benar dan Maha Kuasa.

Allahumma Salli Ala Muhammad wa Aale Muhammad wal Aimma wal Mahdiyyin wa Salim Tasliman

Dan semoga Kanal Satelit Imam (as) yang penuh berkah ini bisa menjangkau setiap rumah karena kanal ini adalah sayha, seruan kebenaran yang keras dan jelas.

(Tulisan ini adalah terjemahan dari facebook post yang dibuat oleh Sister Aqeela Al Mahdy)

Salam, Des bannières pour tous les peuples. […]

Q- Le Mahdi dans le Coran.

Salam, Le Qoraychi. Q-27. Nous avons vu que[…]

M- Deux Messies.

Salam, Qoraych. M-14. Mahdi est Korèsh (Qora[…]