#64940
Ya Ahmad, Ya Mahdi, Ya Abdullah
Darimu, ya Ahlul Bayt, datangnya kebaikan
Dan di dalam dirimu adalah kebaikan
Dan keatasmu adalah kebaikan

Allahuma Sali Ala Muhammad wa Aale Muhammad Al Aemma wa Al Mahdyeen wa Salem Tasleeman Katheera

“Dan tidak ada tawfik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepadaNyalah aku kembali,” (Quran Surah Hud : 88)
Era dikembalikannya ruh orang yang telah mati ke dunia adalah era Raja’ah. Di masa sekarang ini bangsa-bangsa besar dan para Nabi (as) kembali bersamaan dengan kembalinya Imam Hussein (as). Menurut literatur Islam, masa ini adalah masa dimana keadilan akan ditegakkan. Masa ketika Imam Mahdi (as) kembali dengan bala tentara terbaiknya yang hebat. Tanda-tanda di dalam Quran dan referensi yang luas yang terdapat di dalam hadist memberi kita kesimpulan yang penting. Telah disebutkan di dalam ayat-ayat Al Quran dan hadist-hadist bahwa terdapat 2 fase dalam masa ini. Fase pertama adalah periode ketika umat manusia akan didera kesulitan dalam masalah materi dan spiritual. Kemudian bumi akan memasuki periode keselamatan yang disebut sebagai ‘Masa Keemasan’, yang ditandai dengan karunia dan keberkahan dikarenakan banyaknya umat manusia yang memiliki nilai-nilai moral keagamaan. Ini adalah masa untuk merefleksikan apa yang Allah (SWT) katakan di dalam Surah An Naml : 93
“Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaranNya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan.”
Hal lain yang hendak ditekankan di sini adalah bahwa Allah mengetahui segala yang terbaik. Seperti dalam hal lainnya, manusia tidaklah berpengetahuan selain yang Allah beritahukan. Petunjuk terbaik, tentu saja adalah Allah dan apabila dengan hati yang tulus engkau mencari Tuhanmu, engkau akan melihat banyak tanda (kekuasaan) Allah di sekitarmu, di dalam mimpi-mimpimu dan terutama hatimu akan menuntunmu pada kebenaran apabila engkau tulus.
“Dan sesengguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya...” (Surah Al Hajj : 7)
“Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya, melainkan dengan benar dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang.” (Surah Al Hijr : 85)
Rasulullah (SAWA) berkata, “Harj (akan meningkat).” Mereka bertanya, “Apakah harj itu?” Rasulullah (SAWA) menjawab, “(artinya) Pembunuhan, (artinya) pembunuhan.” (Bukhari)
Imam Ali bin Abi Talib (as) berkata,
“Pada hari-hari terakhir dan hari-hari ketika terjadi bencana dan ketika manusia dalam kejahilan, Allah akan menunjuk seseorang dan akan mendukungnya dan melindungi pengikutnya melalui malaikatNya. Dia (SWT) akan menolongnya melalui tanda-tanda yang menakjubkan dan akan memberikannya kemenangan atas manusia di bumi, sehingga suka atau tidak, mereka akan memeluk agama kebenaran. Dia (SWT) akan mengisi bumi dengan keadilan dan kesetaraan, dan kegemilangan, dan rasionalitas. Jarak antara satu tempat dengan tempat yang lainnya akan menyusut baginya dengan cara yang membuat tak ada satu orang tak beriman pun tersisa kecuali bahwa (yang ditunjuk) akan membuat (mereka) beriman dan tidak ada satu orang berdosa pun yang tersisa kecuali bahwa mereka akan menjadi bertakwa. Saat (kiamat) itu akan datang ketika kekerasan, pertumpahan darah, dan anarki menjadi hal yang biasa.”
(Al-Muttaqi Al Hindi, Muntakhab Kanzul Ummaal)
Last bumped by zeynabansari on Sun Nov 20, 2016 1:52 am.
Y- Yamani et Yawmiates (Mémoires).

Salam. Des Yamanis. Y-14. Si on revenait au[…]

S- L'Islam comme Religion ?

Salam, Les méchants mécréants vont payer. S-[…]

N- Nostradamus.

Salam, Le retour du Christ. N-8. Quatrain f[…]