User avatar
By zeynabansari
#65636
Imam Ahmed Al Hassan (as) berkata pada suatu hari : “Katakanlah kepada kaum mukmin untuk menjauhi dunya, yang tidaklah abadi, dan merupakan sebuah ilusi, karena demi Allah dunya hanyalah sebuah ilusi yang tiada bernilai, jadi janganlah engkau tergoda olehnya. Aku akan menceritakan kepadamu sebuah cerita, dan ceritakanlah kembali kepada saudaramu sehingga mereka mengambil pelajaran darinya.

Pada suatu hari ada seorang laki-laki, ia adalah putera satu-satunya dari seorang ayah yang kaya raya. Suatu hari anak-laki-laki ini mendatangi ayahnya dan berkata kepadanya : “Wahai, Ayah. Aku jatuh cinta kepada seorang gadis yang cantik dan aku ingin engkau melamarnya agar menikah denganku.” Ayahnya merasa gembira mendengar perkataan puteranya dan berkata : “Marilah kita ke rumahnya dan melamarnya bagimu, wahai puteraku.” Lalu berangkatlah mereka menuju rumah gadis yang cantik itu. Dan ketika Ayahnya meminta untuk melihat si gadis, si gadis keluar dan ayahnya terkesan dengannya, dan terkesan dengan kecantikannya, dan menyukainya dan ia menjadi serakah dan berkata kepada puteranya : "Wahai puteraku, perempuan ini tidaklah baik bagimu. Ia terlalu cantik dan berhak memiliki suami yang kaya yang dapat membuatnya gembira dan oleh karenanya aku yang akan menikahinya.”

Maka saling berkobarlah amarah diantara keduanya dan kemudian mereka terlibat di dalam pertengkaran yang hebat. Lalu mereka pergi menuju kantor polisi untuk mencari solusi terhadap masalah itu.

Polisi itu berkata: “Bawalah gadis itu kemari dan tanyakanlah kepadanya siapa yang ia ingin nikahi.” Maka polisi meminta agar si gadis dibawa kehadapannya dan ketika ia tiba, si polisi terpesona dan kagum akan kecantikannya, lalu ia berkata kepada Ayah dan puteranya: “Perempuan ini tidaklah baik bagimu atau bagimu, ia membutuhkan seorang laki-laki yang mempunyai kekuasaan dan wewenang dan uang dan jabatan, jadi aku yang akan menikahinya.”

Maka saling berteriak dan bertengkarlah mereka memperebutkan si gadis. Dan sang Gubernur yang sedang berada di kota mendengar perkara itu dan meminta setiap orang untuk datang ke hadapannya agar ia dapat mengetahui apa yang sedang terjadi. Maka datanglah mereka, Ayah dan puteranya dan Polisi, dan sang Gubernur berkata; “Bawalah perempuan itu yang telah membuat kalian semua berkelahi!” Dan ketika si Gadis bertemu dengan sang Gubernur, Gubernur merasa terkejut dengan kecantikannya yang luar biasa dan sama seperti sebelumnya mereka berempat bertengkar kembali memperebutkan si Gadis.

Akhirnya mereka semua menemui Raja dan mereka bercerita kepada Raja apa yang sudah terjadi kepada mereka semua. Dan sebagaimana sebelumnya, Raja meminta si Gadis dihadirkan ke hadapannya. Dan ketika Raja melihatnya, ia berkata: “Gadis ini bukanlah untukmu, atau kamu, juga bukan untukmu atau kamu. Gadis ini hanya pantas dimiliki oleh seorang Raja supaya ia dapat membuatnya hidup nyaman seperti seorang Puteri!” Dan lagi-lagi kemudia mereka berlima bertengkar lagi demi memperebutkan si Gadis….

Lalu pada saat itulah si Gadis berkata; “Aku mempunyai jalan keluar atas perkara ini!” Dan setiap orang bertanya; “Apa jalan keluarnya?” Si Gadis berkata: “Aku akan berlari dan semua orang harus mengejarku. Barangsiapa yang mendapatkan aku lebih dahulu, aku akan menjadi miliknya seorang dan aku akan menikah dengannya.”

Setiap orang setuju dengan usul si Gadis. Dan si Gadis kemudian betul-betul berlari, setiap orang mengejarnya dan tiba-tiba setiap orang terperosok jatuh, Ayah dan puteranya dan Polisi dan Gubernur dan Raja , semuanya terperosok ke dalam lubang yang dalam. Pada saat itu, si Gadis kembali dan berkata: “Akulah Dunya dan barangsiapa yang mengejarku akan terperosok ke dalam lubang kubur tanpa ia menyadarinya dan ketika ia sedang berlumur dosa.”

Oleh karenanya, abaikanlah dunya wahai anak-anakku, karena demi Allah, engkau tidak akan menyadari ketika engkau terperosok, dan engkau baru akan menyadari ketika hidupmu sudah berlalu, dan hidupmu penuh dosa, dan kejahatan, dan tak ada yang tersisa dari dirimu kecuali rasa sakit dan kehinaan. Semoga Allah memberikan kesuksesan bagimu. Dunya tidaklah abadi, hanya sebuah ilusi, dan tak ada nilainya, dan sesungguhnya aku melihat banyak yang seperti ini akhir-akhir ini, mengejar-ngejar si Gadis cantik. Dunya ini seperti seorang perempuan yang tidak berhijab dan memakai make up tebal, dan ketika ia mencuci wajahnya dan make up tebalnya terhapus, semua keburukan dan cacatnya tampak….

بسم الله الرحمن الرحیم والحمد لله رب العالمین[…]

Q- Le Mahdi dans le Coran.

Salam, Mahdi accusé d’être un Intrus par les T[…]

Salam, La bête WWW, Mahdi et Ses Compagnons de[…]

A- Nom nouveau du Mahdi.

Salam, Invocation de Zacharie. A-9. Zachari[…]